KALIKUDI, ADIPALA — Dalam upaya membangun budaya siaga bencana sejak dini, SD Negeri Kalikudi 01, Kecamatan Adipala, Kabupaten Cilacap sukses menggelar kegiatan Simulasi Mitigasi Bencana Gempa Bumi pada Senin, 20 Juli 2026. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh peserta didik, tenaga pendidik, serta staf sekolah dengan penuh antusias dan keseriusan.
Simulasi yang dilaksanakan di kompleks sekolah ini bertujuan untuk memberikan pemahaman praktis serta melatih ketanggapan seluruh warga sekolah saat menghadapi situasi darurat gempa bumi. Mengingat pentingnya keselamatan di lingkungan sekolah, latihan ini menjadi bagian dari komitmen SDN Kalikudi 01 dalam mewujudkan Sekolah Aman Bencana.
Skenario latihan dimulai saat sirine darurat dibunyikan secara tiba-tiba di tengah kegiatan belajar mengajar. Mendengar sinyal bahaya tersebut, para siswa secara refleks menerapkan prinsip keselamatan dasar “Drop, Cover, and Hold On” (Merunduk, Berlindung, dan Bertahan). Mereka dengan sigap mengambil posisi lindungi kepala di bawah meja kelas masing-masing untuk menghindari potensi jatuhan material.
Setelah ancaman gempa mereda, para guru dengan tenang dan terarah memandu seluruh siswa melakukan evakuasi menuju titik kumpul (assembly point) yang berada di lapangan utama sekolah. Proses evakuasi dilakukan secara tertib, tanpa panik, dan tetap memperhatikan jalur evakuasi aman yang telah ditandai.
Kepala SDN Kalikudi 01, Ibu Dra. Sri Sugiyanti, menyampaikan apresiasinya atas ketanggapan dan kedisiplinan seluruh warga sekolah selama simulasi berlangsung.
“Bencana bisa terjadi kapan saja tanpa diprediksi. Melalui simulasi ini, kami ingin memastikan anak-anak tidak hanya paham secara teori, tetapi juga memiliki kebiasaan atau refleks yang benar saat menghadapi situasi darurat. Pengetahuan mitigasi ini adalah bekal keselamatan yang sangat penting bagi mereka,” ujar Ibu Dra. Sri Sugiyanti.
Di titik kumpul, kegiatan dilanjutkan dengan pengecekan jumlah siswa oleh masing-masing guru kelas guna memastikan tidak ada anak yang tertinggal di dalam ruangan, serta pemberian edukasi singkat mengenai pertolongan pertama pada kecelakaan (P3K) sederhana.
Melalui kegiatan simulasi mitigasi bencana pada 20 Juli 2026 ini, SDN Kalikudi 01 berharap seluruh warga sekolah semakin siap, tanggap, dan tenang dalam menghadapi risiko bencana, sehingga lingkungan sekolah tetap menjadi tempat belajar yang aman dan terlindungi.